Minggu, 14 November 2010

Jangan Takut

Kadang-kadang semua orang mersa takut. perasaan itu menggetarkan hati dan membuat jantung berdetak keras. keringat dingin bercucuran dan pikiran kita menjadi kalut. Aku pernah merasakaknnya, bahkan sering. Dan setiap orang pasti merasakannya.
Takut pada hal-hal sepele, atau pada hal-hal yang penting. Pasti tiap orang memiliki ketakutannya masing-masing. Aku sedang takut terperosok jatuh kebawah dari tangga yang sedang ku daki ini.Setiap anak tangga yang ku daki sangat licin. Kadang-kadang di hadapanku, kutemukan tembok penghalang yang tinggi. Seakan-akan tembok itu ingin menelanku.
Ingin rasanya ku acuhkan saja.... tapi tembok itu tetap tak kan hilang. Ia akan terus ada hingga aku berhasil melompatinya. Rasanya tidak mugnkin, meski harus memanjat dengan susah payah..... Aku tak ingin menyerah sekarang, aku ingin terus maju. Aku ingin terus naik hingga impian ku tercapai. Tapi, ketakutan itu kembali menggelincirkan ku kebawah.
Semua orang bilang padaku untuk jangan takut.... aku mencobanya. Tapi tetap saja kaki ku gemetar. Tetap saja jantungku berdetak cepat seakan mau putus. Tetap saja aku merasa kecil diantara  tingginya tembok-tembok yang harus ku lewati. Bukan berarti aku bersikap pengecut. Aku tetap berusaha walau itu sulit.
Kadang-kadang aku mengkhawatirkan sesuatu hal yang belum terjadi. Aku mulai berfikir mengenai hal buruk atau baikah yang terjadi. Aku tidak ingin mengkhawatirkan apa-apa. Aku ingin semua berjalan normal-normal saja. tanpa ada kesalahan. Aku ingin semua sempurna dan sesuai harapanku. Tapi, tak kan ada hal yang sempurna di dunia kecuali ALLAH SWT.
Ya, aku tahu....
Tapi, aku tetap takut... menghadapi hari esok yang belum ku ketahui. Aku takut salah melangkahkan kaki ku. Aku takut kembali terjatuh ke bawah. Aku takut tak dapat melampaui ini semua. Aku takut kehilangan arah ku sebagai diriku sendiri, aku tak ingin di telan oleh kegelapan hatiku sendiri.
Semua orang ingin di dukung, semua orang ingin de temani. Aku juga begitu.... ada keluargaku, juga teman-teman ku. tapi kadang aku masih merasa sendirian. dalam suatu kegelapan...... akan kah ada hari esok yang cerah untuk ku. akan kah ada yang datang menariku dari kegelapan ini?
Tetapi, kemudian aku sadar, aku akan tetap terperosok jauh kebawah jika tetap bergantung pada pertolongan orang lain yang belum datang. Aku harus berusaha naik lagi, sedikit demi sedikit... bukan kah ini masih permulaan, tak apa salah langkah, tak apa salah ambil tindakan, tak apa salah sedikit. Semua akan kembali keawal tujuan mu. Jika kau yakin tujuan mu lah yang terkuat dan terpasti di hatimu. Meski harus terjatuh, meski harus terpeleset. Aku harus bangkit lagi. berdiri dan menatap lurus kedepan.
Sepanjang hidupku, aku tau... aku tak kan lepas dari ketakutan. Aku tau aku tak kan pernah tak terjatuh. Tapi, satu lagi yang ku tau.... jika aku terus berjalan pelan-pelan dan tetap percaya bahwa aku akan sampai pada tujuanku.... aku akan mencapai ketempat yang penuh cahaya dimana kau tidak akan sendirian lagi. .....